Keganasan Virus Hepatitis Menelan Banyak Korban

Keganasan Virus Hepatitis Menelan Banyak Korban

Siapa yang tak kenal penyakit hepatitis. Penyakit yang memiliki banyak jenisnya ini merupakan salah satu penyakit yang cukup banyak penderitanya. Penyebabnya adalah infeksi virus hepatitis, dan virus hepatitis adalah salah satu virus mematikan di dunia, dengan jumlah korban jiwa yang menyamai korban AIDS atau tuberkulosis (TBC). Hal itu tercatat dalam laporan penelitian yang telah diterbitkan oleh jurnal kesehatan, The Lancet. Di mana pada laporan tersebut memperkirakan bahwa infeksi hepatitis serta komplikasinya telah merenggut 1,45 juta jiwa pada 2013, meskipun ada vaksin dan perawatan untuk para penderita hepatitis.

Keganasan Virus Hepatitis Menelan Banyak Korban

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merencanakan strategi untuk menanggulangi virus hepatitis. Virus hepatitis yang dimaksud di sini termasuk dalam semua jenis, yakni virus hepatitis A, B, C, D, dan E. Beberapa diantara jenis virus hepatitis dapat ditularkan melalui kontak cairan tubuh sedangkan hepatitis A dan E ditularkan karena makanan atau air yang terkontaminasi. Sementara kasus kematian di dunia akibat penyakit hepatitis kebanyakan disebabkan oleh hepatitis B dan C yang merusak organ hati serta menyebabkan kanker hati. Dan kebanyakan yang terjangkit virus ini tidak menyadari dampak jangka panjangnya hingga terlalu lambat dalam menanganinya.

Baca Juga : Obat Hepatitis Paling Ampuh

Para ilmuwan dari Universitas Washington dan Imperial College London memeriksa data dari 183 negara yang terkumpul dari tahun 1990 hingga tahun 2013. Ditemukan jumlah kematian akibat virus hepatitis yang meningkat lebih dari 60% selama lebih dari dua dasawarsa, sebagian karena peningkatan jumlah populasi penduduk.

Dr Cooke menjelaskan, “Walaupun ada perawatan efektif dan vaksin untuk virus hepatitis, namun masih dana untuk memberikan perawatan dan vaksin kepada penderitanya masih terbatas, sehingga tidak efektif dan tidak berjalan maksimal, berbeda jika dibandingkan dengan malaria, HIV/AIDS, dan TBC.”

Meskipun begitu, tidak seperti penyakit-penyakit lainnya, tingkat kematian dari virus hepatitis lebih tinggi ditemukan di negara-negara berpenghasilan menengah ke atas dibandingkan dengan negara-negara berpenghasilan rendah. Strategi penanggulangan hepatitis oleh WHO, yang dimulai pada Mei 2016, menargetkan penurunan kasus-kasus baru hepatitis B dan C sebesar 30% sebelum 2020 juga penurunan tingkat kematian sebesar 10%.

WHO juga mengatakan negara-negara dan organisasi-organisasi kesehatan perlu memperluas program vaksinasi untuk mencegah penularan hepatitis B dari ibu hamil kepada janinnya serta meningkatkan akses perawatan hepatitis B dan C.

Semoga informasinya dapat bermanfaat, aamiin…

Sumber : www.bbc.com

Baca Juga : Obat Hepatitis Paling Ampuh

1 Trackbacks & Pingbacks

  1. Rendahnya Kesadaran Diri Terhadap Penyakit Hepatitis | OBAT HEPATITIS PALING MUJARAB DAN AMPUH

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*