Kurangnya Tenaga Sanitarian Menyebabkan Hepatitis Banyak Mewabah

Kurangnya Tenaga Sanitarian Menyebabkan Hepatitis Banyak Mewabah

OBAT HEPATITIS PALING AMPUH, – Penularan penyakit hepatitis erat kaitannya dengan sistem sanitasi dan lingkungan. Ini dinyatakan dalam sebuah seminar yang bertema “Peran Sanitarian Sekarang dan Masa Depan”, yang pernah berlangsung di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Semarang.

Kurangnya Tenaga Sanitarian Menyebabkan Hepatitis Banyak Mewabah

Menurut penilaian dari Ketua Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI), Subardan Rohmat, beliau menilai bahwa terbatasnya tenaga kesehatan lingkungan atau sanitarian menjadi salah satu penyebab dari banyak mewabahnya penyakit hepatitis, terutama hepatitis A.

Tenaga sanitarian memang menyebar di berbagai bidang profesi, seperti di rumah makan, rumah sakit, perhotelan, pariwisata, hingga perusahaan pertambangan untuk menangani aspek kesehatan lingkungan. Tenaga sanitarian ini terbagi atas berbagai jenjang pendidikan, mulai dari yang lulusan setingkat sekolah menengah atas sampai doktor. Bidang pekerjaannya melakukan pengawasan agar sanitasi berfungsi secara baik,

Subardan Rohmat juga menyatakan bahwa puskesmas wajib memiliki sanitarian minimal satu orang tiap unitnya. Dan bahkan tentu jumlahnya lebih untuk pusat layanan kesehatan dengan skala lebih besar, seperti rumah sakit. Di beberapa daerah, seperti wilayah Jawa, syarat minimal satu sanitarian untuk setiap puskesmas masih terpenuhi. Namun, tidak demikian kondisinya dengan puskesmas-puskesmas di daerah-daerah luar Jawa, masih perlu memenuhi persyaratan tersebut. (Baca Juga : Perbedaan Ciri-Ciri Sinusitis dengan Polip Hidung)

Di samping itu juga, para sanitarian perlu menjalankan peranannya dengan baik dalam mengawasi keadaan sanitasi. Subardan pun menambahkan bahwa jika menemukan masalah seputar lingkungan kesehatan di naungan wilayahnya, bisa melaporkan ke pejabat berwenang sesuai institusi.

Mantan Ketua HAKLI Jawa Tengah Indro Darmaji menambahkan pula, keterbatasan sanitarian memang menyebabkan tugas yang diembannya berjalan dengan baik, sebab satu sanitarian puskesmas membawahi wilayah luas.

Hepatitis merupakan sebuah kondisi peradangan organ hati yang dikarenakan toksin atau senyawa kimia atau obat yang mampu menjadikan seseorang terinfeksi. Hepatitis dengan masa berlangsung yang tak lebih dari 6 bulan diketahui juga dengan sebutan hepatitis akut, sementara hepatitis yang kronis adalah kondisi hepatitis dengan masa 6 bulan lebih lamanya.

Virus biasanya adalah penyebab utamanya, tapi tidaklah selalu demikian karena hepatitis juga bisa terjadi dikarenakan obat-obatan serta alkohol. Hepatitis dengan pemicu utama obat-obatan dan alkohol lebih dikenal dengan sebutan hepatitis non-virus. Untuk menghindari penyakit ini, sangat penting untuk mengenal bagaimana saja cara penularan hepatitis secara umum agar dapat mencegah jenis-jenis hepatitis yang berpotensi terjadi.

  • Makanan serta minuman
  • Mengonsumsi kerang mentah
  • Penggunaan barang yang sama
  • Darah yang sudah terkontaminasi
  • Peralatan dokter/rumah sakit
  • Peralatan untuk menindik dan tato
  • Peralatan salon
  • Tidak menjaga kebersihan diri
  • Berhubungan intim
  • Dari ibu ke anaknya

(Baca Juga : Obat Herbal Kista Bartholin)

Cara Mencegah Hepatitis dengan Vaksin

Demi mencegah penyakit hepatitis, vaksin adalah langkah pencegahan terbaik di mana vaksin yang tersedia adalah untuk mencegah hepatitis A serta B yang adalah vaksin gabungan atau vaksin tunggal. Kekebalan yang diperoleh dari vaksin untuk hepatitis A bisa sampai hampir 100 persen 1 bulan pasca penerimaan vaksin yang kedua kali. Ingat bahwa vaksin yang kedua boleh diterima setengah tahun alias 6 bulan kemudian sejak dari yang pertama kali. Hanya anak-anak berusia di bawah 1 tahunlah yang boleh menerima vaksin hepatitis A.

Sementara itu, vaksin hepatitis B menawarkan kekebalan terhadap virus sebanyak 95 persen anak-anak maupun orang dewasa muda dengan penerimaan 3 dosis rekombinan vaksin pasca penerimaan vaksin ketiga. Perlu dicatat bahwa jadwal vaksinasi adalah pada anak yang berusia 0, 1 dan 6 bulan saja.

Penularan penyakit hepatitis B dari ibu ke anak tak perlu dikhawatirkan karena dapat dicegah dengan vaksinasi yang diberikan pada bayi yang usianya belum 24 jam. Telah direkomendasikan pula oleh WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia supaya seluruh anak mendapatkan vaksinasi ini, khususnya yang baru saja dilahirkan. Rekomendasi ini lebih dikuatkan pada warga yang tinggal di negara-negara dengan risiko virus hepatitis B lebih tinggi, tak terkecuali Indonesia.

Baca Juga :

Inilah Cara Penularan Hepatitis Yang Harus Anda Ketahui

Mungkinkah Penyakit Hepatitis Menular Melalui Keringat?

Apa Bahaya Hepatitis C Terhadap Tubuh?

1 Trackbacks & Pingbacks

  1. Obat Untuk Penyakit Miom Paling Ampuh | OBAT HEPATITIS PALING AMPUH DAN MUJARAB

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*