Tips Melatih Toilet Training Pada Anak

Tips Melatih Toilet training Pada Anak

Sekarang ini banyak orang tua yang merasa terbantu dengan adanya pospak (popok sekali pakai), namun hati-hati bunda, jangan terlena ya, karena balita anda tidakakan selamanya menggunakan pospak. Meskipun pospak banyak kita temui dengan variatif merk dan harga terjangkaku, namun tidak baik jika balita anda ketergantungan dengan pospak. Mulai saat ini mari melatih balita atau melatih anak melepas pospak atau belajar menggunakan toilet atau biasa disebut dengan toilet training.

Melatih Toilet training pada anak ini memang tidak semudah melepas pospak, butuh kesabaran dan ketelatenan. Banyak orang tua yang tidak sabaran dalam melatih toilet training, namun tidak sedikit pula orang tua yang mudah melatih toilet training sejak bayi berusia dibawah 1 tahun. Disini kami berbagi tips melatih toilet training pada bayi, balita dan anak-anak.

Berikut tips sukses melatih toilet training pada anak

  1. Kenali kesiapan balita anda. Ketika balita anda sudah bisa diajak berkomunikasi atau mengerti pada perkataan kita, misalnya mengerti ketika pipis harus ke kamar mandi, mak kita ajak ke kamar mandi. Meskipun ada kalanya anak sudah bisa bilang pipis padahal dia sudah pipis, namuan hal itu merupaka tanda bahwa dia sudah siap toilet training.
  2. Kenali frekuensi buang air kecil si anak. Untuk mengetahui halini, Orang tua harus melakukan pembiasaan, melakukan kegiatan kamar mandi, seperti rutin mengajak si kecil untuk buang air kecil di kamar mandi satu jam sekali. Selanjutnya bisa diatur menjadi dua jam sekali dan seterusnya, sampai kita ketashui pola buang air kecilnya. Begitu juga dengan buang air besar, setiap anak pasti memiliki kebiasaan berbeda dalam buang air besar(BAB). Kenali cirri-ciri balita anda jika ingin BAB, dan segeralah ajak ke kamar mandi.
  3. Selaku berikan pengertian (sounding), bahwa buang air kecil (BAK) dan Buang air besar (BAB) di Kamar mandi.
  4. Berikan pujian setiap anak anda berhasil buang air kecil atau BAB di kamar mandi. Hal ini akan membuat anak senang dan perlahan-lahan mengerti.
  5. Jika anak belum lncar berbicara dan mengatakan ingin Buang air kecil, sebaiknya gunakanlah training pants agar sewktu-waktu anak pipis di celana, pee anak tidak tercecer di sembarang tempat.
  6. Tetap sabar dan konsisten. Tips melatih toilet training pada anak yang terakhir adalah sabar dan konsisten. Setiap anak tentu memiliki kebiasaan dan kemampuan yang berbeda. Kapanpun anda mulai melatih anak untuk toilet training, tetap harus selalu sabar dan konsisten. Ingat pepatah alah bisa karena biasa. Anak pun begitu akan bisa karena telah terbiasa, dan orang tua lah yang harus membuat kebiasaan baik itu.

Itulah tips sukses melatih toilet training pada anak, selamat mencoba….

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*