Yang Perlu Dilakukan Jika Anak Telat Bicara

Yang Perlu Dilakukan Jika Anak Telat Bicara

Yang Perlu Dilakukan Jika Anak Telat Bicara

Memiliki anak adalah anugerah yang sangat luar biasa dari sebuah pernikahan. Banyak momen-momen yang sangat ditunggu oleh para orang tua yang mempunyai anak, di mana momen-momen tersebut sering kali membuat siapapun pasti akan merasakan bahagia. Salah satu momen yang ditunggu adalah ketika anak untuk pertama kalinya berbicara meskipun apa yang dibicarakan tidak begitu jelas, namun momen tersebut sering kali membuat setiap orang terhipnotis merasakan bahagia. Tapi bagaimana jika anak tak kunjung mengeluarkan sepatah kata pun meski sudah lama dinanti-nanti?

Baca Juga : Obat Herbal Anak

Jika terjadi hal demikian, para orang tua janganlah dulu terlalu khawatir, karena mungkin saja anak anda memang belum waktunya untuk bisa berbicara, meskipun pada umumnya seusia tersebut biasanya anak sudah mulai bisa berbicara, meskipun tidak jelas bicaranya.

Pada dasarnya, perkembangan bicara setiap anak berbeda-beda. Namun, ada patokan dasar yang bisa digunakan untuk mengukur apakah kemampuan bicara anak sesuai usianya atau tidak. Dan hal tersebut bisa anda terapkan untuk mendeteksi anak anda apakah terlambat bicara atau tidak. Patokan tersebut diantaranya :

  • Usia 3 Bulan. Biasanya pada usia ini bayi sudah mulai mengeluarkan suara yang mungkin bisa dibilang sebagai ‘bahasa bayi’, yang sama sekali tidak jelas yang diucapkannya. Selain itu, bayi juga sudah mulai mengenali dan mendengarkan suara anda serta memperhatikan wajah anda ketika anda mengajaknya berbicara. Yang paling penting bagi para orang tua adalah, anda harus jeli dengan tiap tangisan yang dikeluarkan bayi anda. Karena pada usia ini, biasanya bayi sudah bisa menangis untuk kebutuhan yang berbeda-beda.
  • Usia 6 Bulan. Biasanya pada usia ini bayi sudah mulai mengeluarkan suara yang berbeda-beda dan juga terdengar lebih jelas suku katanya, walaupun tidak dapat dipahami artinya. Dan pada usia enam bulan akhir, biasanya bayi mulai bersuara untuk mengekspresikan kondisinya saat senang atau sedih, atau melihat ke arah yang menimbulkan suara. Saat namanya disebut pun, bayi biasanya sudah mulai bisa menoleh. Baca Juga : Pentingnya Membuat Anak Jadi Aktif Bergerak
  • Usia 9 Bulan. Biasanya setelah memasuki usia sembilan bulan, bayi mulai memahami beberapa kata-kata dasar seperti ”tidak” atau “ya”. Dan juga bayi biasanya sudah mulai menggunakan nada suara yang lebih luas.
  • Usia 12 Bulan. Biasanya anak sudah mulai bisa mengucapkan “mama” atau “ayah” dan menirukan kata-kata yang anda ucapkan. Pada usia ini juga biasanya anak sudah bisa memahami beberapa perintah. Anak juga sudah mengenal beberapa benda seperti boneka atau sepatu.
  • Usia 18 Bulan. Anak biasanya sudah mulai bisa mengulang kata-kata yang diucapkan kepadanya dan juga sudah mulai bisa menunjuk ke sebuah benda yang disebutkan. Pada usia tersebut, anak juga sudah bisa mengucapkan kata dasar lumayan banyak. Meskipun masih ada beberapa kata yang pengucapannya belum jelas.
  • Usia 24 Bulan. Pada usia ini biasanya anak sudah bisa mengucapkan lebih banyak lagi kata-kata dan lebih bisa berkomunikasi memakai banyak kosakata.
  • Usia 3-5 Tahun. Di usia ini biasanya kosakata yang dimiliki anak sudah berkembang dengan cepat. Di usia 3 tahun, sebagian besar anak-anak dapat menangkap kosakata baru dengan cepat. Mereka juga sudah bisa memahami perintah yang lebih panjang. Kemudian di usia 4 tahun, anak juga sudah mulai berbicara menggunakan kalimat yang lebih panjang dan bisa menjelaskan sebuah peristiwa. Satu tahun kemudian, anak sudah bisa berbincang-bincang dengan orang lain.

Baca Juga : Obat Herbal Anak

Tips-Tips Mendorong Kemampuan Berbicara Anak

Kemampuan berbicara anak sangat dipengaruhi oleh peran aktif orang tuanya. Ada beberapa tips yang dapat dilakukan oleh orang tua demi merangsang kemampuan berbicara anak, diantaranya :

  • Mengikuti setiap yang diucapkannya. Perhatikan setiap suara yang tidak jelas yang terucap dari anak, lalu ikuti persis suara tersebut meskipun anda tidak mengerti maksudnya apa. Lalu anda coba untuk bisa mengerti maksudnya dengan berusaha menebaknya.
  • Berbicara sambil bergerak. Langkah ini terbilang paling efektif, agar anak memahami setiap ucapan anda dan belajar mengerti apa yang anda ucapkan padanya. Misalkan ketika anda menyuruhnya minum susu, maka sebaiknya anda sambil menggoyangkan botol susu. Begitu pun ketika anda mengajarkannya mulai mengenalkan suatu benda atau bagian-bagian tubuh.
  • Kembali menjadi anak kecil. Hal ini memang cukup penting, karena biasanya anak lebih suka ketika anda para orang tua bisa bersikap kepadanya dengan berakting menjadi anak kecil. Seperti berpura-pura atau membayangkan sesuatu untuk mengembangkan kemampuan verbalnya. Misalnya, pura-pura telepon dengan telepon mainan.
  • Puji setiap perkembangannya. Jika anak mulai bisa melakukan sesuatu hal positif yang baru, berilah ia pujian, dengan senyuman ataupun pelukan tiap kali dia mengeluarkan suara atau kosakata baru. Pada umumnya, bayi belajar berbicara dari reaksi orang-orang di sekitarnya.

Baca Juga : Cara Cepat Atasi Stres

2 Trackbacks & Pingbacks

  1. Waspadai Infeksi Adenovirus Pada Anak | OBAT HERBAL AMAN UNTUK ANAK
  2. Merawat Anak Yang Menderita Autisme | OBAT HERBAL AMAN UNTUK ANAK

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*